Kategori

Allah SWT Penolong, Virus Corona Hilang

78Oleh, Bagindo Yohanes Wempi

Hari ke hari, penyebaran virus corona makin besar, yang awalnya Sumatera Barat tidak terdapat korban  akibat virus mematikan corona, namun akhirnya jatuh juga korban. Hingga Kamis (26/3/2020) tercatat lima orang warga Sumbar yang dinyatakan positif virus corona atau covid-19. Berdasarkan info yang dilansir sejumlah website resmi Sumbar Tanggap Corona di corona.sumbarprov.go.id, di Sumbar kini tercatat 818 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), 22 orang berstatus PDP, 15 Orang dinyatakan negatif setelah diperiksa, dan 22 orang masih menunggu hasil. Sebelumnya, dari data Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand), terkonfirmasi ada sebanyak 2 orang positif Covid-19 di Sumbar.

Setelah itu, Pemerintah Pusat mengonfirmasi tiga orang warga Sumbar lainnya juga positif covid-19. Sehingga, totalnya ada lima warga Sumbar positif covid-19.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitnyo juga mengonfirmasi bahwa ada 5 orang terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Sumbar, dikatakannya, Kamis (26/3/2020) sampai pukul 16.30 WIB, dapat diinformasikan, bahwa warga Sumbar yang telah dinyatakan positif terkena Covid-19 sebanyak 5  orang. Ke 5 orang yang dinyatakan positif tersebut, 2 orang merupakan hasil pemeriksaan laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan 3 orang hasil laboratorium Litbang Kemengkes RI. Lebih rinci Irwan Prayitno  menyebutkan daerah asal dari 5 orang pasien tersebut, yakni 2 orang dari Bukittinggi dan masing-masing 1 orang dari Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Padang.

Melihat fenomena ini di atas bahwa makin hari tidak terjadi pengurangan namun makin bertambah, walaupun Pemerintah dengan segala tenaga sudah melakukan berbagai cara dan program untuk mengantisipasi dan tindakan pengobatan. Namun selaku negara yang ber agama, mayoritas Islam. Mari ketua serahkan semuanya kepada Allah. SWT.

Mari diyakini bahwa apa yang terjadi ini adalah pandemi virus corona yang mesti dianggap sebagai ujian dari Allah SWT. Hal ini sejalan dengan FirmanNya:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ، وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً، وَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ. (الأنبياء: 35)

Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai ujian/cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’ [21]: 35).

Lebih lanjut sikap terbaik untuk masyarakat beragama Islam menghadapi ujian berupa serangan virus korona itu yakni:

Mari berikhtiar menghindarinya dengan memperhatikan hukum kausalitas Sunnatullah. Misalnya, kita harus mencuci tangan ketika akan makan atau minum atau baru datang dari bepergian.

Semua bertawakkal sepenuhnya kepada Allah setelah berikhtiar. Bahkan kita yakin sepenuhnya atas usaha sungguh-sungguh pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19. Hal ini sebagaimna firman Allah SWT:

“Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakkal. Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada seorangpun yang dapat mengalahkanmu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang bisa menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah hanya kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.” (Qs Ali Imran: 59-60).

Terakhir adalah mari serahkan kepada Allah. SWT bahwa penyakit yang datang dari Nya, berdoa sekhusuknya bahwa semua umat berserah diri agar Allah. SWT menghilangkan dan mencabut virus corona tersebut di muka bumi ini. Sekuat-kuat penolong itu hanya Allah. SWT, Mari serahkan semuanya.

Secara ikhtiar dilakukan langkah yang disarankan Pemerintah Daerah dan Pusat agar terhindar dari virus corona, selaku umat beragama, serahkan pada Allah. SWT agar segala sesuatunya umat Islam terhindar. [*].

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>