Kategori

Fokus Menuju “BA 1” Padang Pariaman, Yohanes Wempi Mengundurkan Diri Dari Pengurus PKDP

ok yohanesKABARESKSPRES, PADANG—-Pesta alek demokrasi Pilkada lima tahunan pemilihan Gubernur dan Bupati di daerah tahun 2020 tinggal menghitung hari, bursa calon tersebut telah mengapung di berbagai media sosial, termasuk pilkada di Padang Pariaman yang sebagian tokoh masyarakat telah menggadang-gadangkan diri  untuk bisa maju menuju BA 1 nya Padang Pariaman.

Bagi Tokoh Muda Padang Pariaman Bagindo Yohanes Wempi yang ikut mencalonkan diri jadi Bupati Padang Pariaman pada Pilkada Tahun 2020 ini untuk bisa meraih apa yang diinginkan tersebut mesti fokus, tidak bisa segala sesuatu tersebut dibarengi atau kerja double, apalagi saat ini beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olah Raga DPW PKDP Sumbar.

“Jadi oleh karena itu saya membuat surat tertanggal 29 November 2019  mundur/non aktiv sebagai Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olah Raga DPW PKDP Sumbar, agar bisa fokus dalam menghadapi pilkada Padang Pariaman 2020 ini,” ucap Bgd Yohanes Wempi anggota DPRD Padang Pariaman periode 2009-2014 ini kepada www.kabarekspres.com, Sabtu (30/11).

Disebutknnya, untuk menjaga kesatuan, persatuan, kekompakan, dan jalinan silaturahim PKDP se-Indonesia maka Ia putuskan mundur dari Pengurus DPW PKDP Sumbar, Ia lahir dan dibesarkan berorganisasi eranya reformasi, di sini Ia diberikan pembelajaran bahwa sikap-sikap beretika mengelola organisasi harus dipegang teguh. Mindset atau pola pikir serta Sikap memanfaatkan pasilitas organisasi untuk kepentingan pribadi tidak dibenarkan. Apalagi menghancurkan organisasi demi kepentingan pribadi atau kelompok itu wajib dijauhi.oke4

“Keputusan mundur dari Pengurus PKDP Sumbar ini telah saya pertimbangan secara matang apalagi setelah mendengar masukan serta saran dari pada niniak mamak, tokoh senior dan pihak lainnya, tidak itu saja pekerjaan dan program PKDP sangat banyak yang harus dilakukan, misalnya baru-baru ini alhamdulillah kantor DPW PKDP Sumbar telah ada tepatnya di Jalan Delima Kota Padang, dan masih banyak program lain yang mesti dilakukan,” tambah Bgd Yohanes Wempi ini yang merupakan Tokoh Muda Melineal yang memiliki usaha tambang batu bara ini.

Saat media ini menanyakan perihal sampai dimana kesiapan Yohanes Wempi maju menjadi orang nomor satu “BA 1” Padang Pariaman ini Ia mengatakan dirinya  diusung oleh PKS Padangpariaman untuk menjadi calon Bupati setelah melewati proses seleksi partai. Dan dari sejumlah nama yang masuk proses penjaringan, dirinya lolos sebagai kandidat internal PKS Padang Pariaman.

Disebutkannya, ada sinyalemen dari sebagian masyarakat bahwa jika seseorang maju  menjadi Kepala Daerah (Bupati/Wakil Bupati) maka mereka harus banyak financial, sebab dalam menghadapi pilkada  tersebut harus kuat logistik “pundi-pundi uang”, namun sinyalemen tersebut raelitanya banyak juga terbantahkan oleh keadaan, misalnya melihat pengalaman dari beberapa Pilkada di berbagai daerah tidak semua calon yang menang memakai konsep prinsip tersebut di atas.

“Dulu waktu pasangan Mahyeldi-Emzalmi dan  pasangan Yusuf Lubis-Atos jadi calon Kepala Daerah ternyata mereka bisa meraih kemenangan, padahal waktu itu dari segi dana mereka kurang dibadingkan lawannya. Teori banyak uang atau logistik tidak juga bisa menjamin,” tutup Yohanes Wempi yang saat ini intens sekali turun ke lapangan dan melakukan silaturrahmi kepada tokoh-tokoh di Sumbar  maupun rantau.  (MUSLIM AL RASYID)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>