Kategori

Kasus Dugaan KKN Kominfo, Wakil dan Wako Pariaman Kompak Menghindar Dikonfirmasi Wartawan

Kadis Kominfo Kota Pariaman

Kadis Kominfo Kota Pariaman

KABAREKSPRES, PARIAMAN—-Walikota Pariaman Dr. Genius Umar, S.Sos, M.Si terkesan menghindar saat dikonfirmasi terkait absen fiktif yang menilap dana liputan wartawan untuk digunakan pembayar gaji tenaga honor dan sukarela di Dinas Kominfo Kota Pariaman. Padahal kasus ini sarat Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN).

Bahkan sebelumnya juga telah dikonfirmai wakil Walikota, Mardison, dia justru melempar tanggung jawab dugaan penyeleweangan dana wartawan di Kominfo Pariaman ini pada walikota. Sementara walikota juga melempar pada Kadis Kominfo yang sampai saat ini dikonfirmasi masih terus menghindar.

“Tuh, ada pak wali didalam ruangannya, kamu langsung aja kesitu,” kata Mardison,  (5/3/19) dilansir okeline.com.

Kasus ini terkesan tenggelam padahal sebelumnya dikonfirmasi Kabid Informasi Komunikasi Publik, Darmi, S.Pd, oleh salah satu media, dia membenarkan ada absen fiktif yang digunakan untuk membayar gaji tenaga honor dan sukarela di Dinas Kominfo Kota Pariaman tersebut.

Kabid Informasi Komunikasi Publik

Kabid Informasi Komunikasi Publik

Banyak kalangan menilai upaya Kominfo seperti ini harus di berantas karena terindikasi kasus ini melawan hukum, mereka berharap Kejasaan Negeri (Kejari) Pariaman melakukan lidik pada Kadis dan Kabid Kominfo yang terkait kasus ini.

Namun saat dikonfirmasi itu sebelumnya, Darmi terkesan berlindung dibalik nama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) seolah-olah kalau menyebut nama tersebut di akan lepas dari jeratan hukum atas perbuatannya yang diduga kongkalingkong dengan sesamanya di Dinas Kominfo Pariaman yang terindikasi mengelapkan uang wartawan.

Darmi ini terkesan berlindung di belakang PWI, karena kata Darmi, Kadis dan dirinya sudah duduk bersama dengan orang PWI untuk membicarakan terkait dana itu.

Sebelumnya dilansir dilaman portalberitaeditor, Dinas Kominfo Kota Pariaman dihebohkan masalah uang transportasi fiktif dimana dengan memakai wartawan peliputan media diperuntukkan buat pembayaran honor. Sehingga saat dikonfirmasi kal itu oleh wartawan Darmi “Minta ampun” agar tidak diberitakan.[]

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>