Kategori

Kepala Desa Katurei Kepulauan Mentawai Diduga “Main Hakim Sendiri” Pecat Anak Buahnya

2KABAREKSPRES, MENTAWAI -Kepala Desa Katurei diduga melakukan Pemberhentian sepihak kepada enam orang Kepala Dusun dan satu anggota BPD di Mentawai. Keenam Kepala Dusun yang sudah dipecat tersebut, Kepala Dusun Makakaddut, Dusun Atateitei, Dusun Tiop, Dusun Magilik, Dusun Toloulaggo, Dusun Malilimok serta ditambah satu orang BPD setempat.

Pemecatan dilakukan secara semena-mena tanpa mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku itu  belum diketahui secara jelas apa motif.  Apakah Kades belum memahami mekanisme dan tata cara pergantian perangkat desa atau ada motif politik.

Namun secara mekanisme dalam melakukan pengangkatan perangkat desa harus melalui tim seleksi dan rekomendasi dari camat termasuk pemberhentiannya pun tidak asal copot saja. Kades harus membaca aturan. Jika tidak sesuai prosedur, maka Kades akan menerima sanksi mulai dari peringatan, bisa juga pemberhentian sementara bahkan permanen.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet saat di konfirmasi terkait hal ini terperanjat dan  terkejut mendengar informasi pemberhentian yang dilalukan Kepala Desa tersebut terhadap anak buahnya.

“Saya belum tahu apa yang terjadi, namun kalau terjadi pemberhentian terhadap perangkat desa, seharusnya di kordinasikan ke Badan Permusayawaran Desa (BPD), kalau kewenangan Bupati mengeluarkan Sk nya, namun harus ada rekomendasi Camat,” ujar Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Kamis (13/02).

Disebutkannya, secara pribadi Ia belum tahu apakah masalah ini  sudah diketahui camat atau belum, namun yang pastinya harus diketahui oleh BPD setempat, pemberhentian bukan semata-mata kewenangan mutlak dilakukan kepala Desa.

Menurut salah seorang warga yang ditemui media ini, disebutkannya jika melihat dari aturan yang ada dimana apabila itu terjadi pemberhentian kepala Dusun tanpa rekomendasi Camat, maka Kepala Desa telah menyalahgunakan wewenang melanggar ketentuan Undang-Undang Desa Nomor 6Tahun 2014 dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 atau yang diubah menjadi Permendagri Nomor 67 Tahun 2017. (wiwin)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>