Kategori

Kompol Maymuspi: Mewujudkan Masyarakat Piaman Berkeadilan dan Berkesejahteraan

IMG_20190914_185239PADANG PARIAMAN, Suara Minang – Tokoh masyarakat Kompol Maymuspi mengungkapkan Padang Pariaman ke depan perlu memadu kampung dan rantau untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dengan mewujudkan masyarakat  yang berkharakter, mandiri, berakhlak serta berkeadilan dan berkesejahteraan.

“Kabupaten Padang Pariaman kedepan menuju daerah yang lebih baik dengan mewujudkan masyarakat yang berkharakter, mandiri, berakhlak serta berkeadilan sejahtera. Untuk membangun Padang Pariaman seperti itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi diperlukan kebersamaan. Untuk itu, kita harus membangun hubungan silaturahmi diantara kita, masyarakat di kampung dan rantau,” ujar Maymuspi pada acara penutupan turnamen terbuka Futsal di Ladang Rimbo Kecamatan Sungai Geringging, Jumat malam (13/9/19).

Berbicara dihadapan tokoh masyarakat, pemuda, ninik mamak dan alim ulama setempat, Maymuspi yang sudah mendapat dukungan untuk maju pada pilkada Padang Pariaman 2020 mengatakan, bila semua elemen yang ada di kampung dan rantau ada rasa kebersamaannya maka akan tercipta apa yang diinginkan masyarakat.

“Tentu perlu sekali keduanya, masyarakat kampung dan rantau, mempunyai niat yang sama untuk satu tujuan membangun kampung dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat sehingga nantinya akan tercipta masyarakat Piaman yang sejahtera,” kata Maymuspi yang dikenal dekat dengan semua kalangan masyarakat Padang Pariaman.

Untuk mencapai kesejahteraan Ini, menurut dia hal itu tidak terlepas dari tanggung jawab bersama masyarakat Padang Pariaman yang dikenal dalam kehidupannya meimiliki filosofi hidup ‘Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah” (ABS-SBK).

“Ini, filosofi hidup ABS-SBK yang menjadi pedoman atau pandangan hidup membuat masyarakat kita tidak mudah terpengaruh oleh ajaran-ajaran dari luas agama Islam. Ianya senantiasa mengacu pada agama Islam dalam segala tindak dan tingkah lakunya, yaitu saling menjaga dan mengingatkan sesuai perintah agama. Saling mengingatkan itu bisa terjadi bila komunikasi antar berbagai elemen terbuka dan berjalan lancar. Kita harus mulai dari pemerintah dan masyarakat, baik yang ada di rantau maupun di kampung untuk tetap menjalin komunikasi jalinan kerjasama secara berkesinambungan,” paparpenyuka olah raga yang akrab disapa Epi Karuik.

Sebagai contoh, ucap Epi Karuik yang juga Sarjana Ekonomi (SE) dan Magister Managemen (MM) mengenai masalah perkembangan di kampung terutama tentang pembinaan anak kemenakan yang selalu harus diwaspadai agar jangan sampai terjerumus  ke arah negatif. Ini ada filter atau saringannya.

“Nah, untung kita punya (filter) ABS-SBK dan filosofi ini dikembangkan melalui pendidikan yang didapat mulai dari orang tua di rumah, masyarakat dan di sekolah secara formal. Oleh karena itu, SDM senantiasa diperhatikan. Kegiatan-kegiatan  yang mengembangkan SDM itu terwujud melalui kegiatan  seperti olahaga, pengembangan seni budaya tradisional, maupun pendidikan agama. Olah raga mendorong kegiatan kepemudan dan selanjutnya olah raga juga berkembang dengan adanya perlombaan di tengah masyarakat.” Tambahnya.

Dia sebutkan perlombaan, baik antar nagari atau kecamatan memang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian terciptalah persatuan dan kesatuan serta mengangkat  nama baik daerah Padang Pariaman. Menjaga keberlanjutan ini merupakan tanggungjawab bersama.

“Kita masih ingat dengan pemimpin kita, Bapak Bupati Anas Malik bagaimana dulu beliau membangun Padang Pariaman, dan bagaimana pula beliau mempersatukan masyarakat Padang Pariaman,” beber Epi Karuik.

Menurut Epi, pemerintahan Anas Malik dahulu menjadi pedoman untuk menuju masyarakat madani yang berkeadilan dan sejahtara yang dicitakan.

“Inilah yang jadi pedoman kita untuk diteruskan sehingga tercipta Padang Pariaman sebagai kampung  madani,” kata Epi. (ida)

 

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>