Kategori

Nurhayati Subakat, Wanita Minang Sumbangkan Rp 13 Miliar Untuk Cegah Virus Corona

23KABAREKSPRES, SUMBAR—-Nurhayati Subakat adalah wanita Minang. Pengusaha kosmetik sukses asal Padang Panjang, Sumatera Barat ini memberikan perhatian serius terkait mewabahnya Virus Corona atau COVID-19 di tanah air. Melalui perusahaanya ia memberikan sumbangan untuk pembelian alat medis sebesar Rp 13 Miliar.

Dikutip dari HerStory.co.id, pendiri produk kosmetik Wardah ini tidak sekalipun menutup mata dengan kesulitan yang sedang dialami Indonesia, ia justru rela menyisihkan sedikit hartanya.

Sosok Nurhayati Subakat memang dikenal sebagai figur yang ringan tangan, kuat, enggak kenal menyerah dalam berbisnis, dan juga inspiratif. Tidak heran kalau ia sering dijadikan role model oleh para wanita pebisnis di Indonesia.

Saat ini Nurhayati memang merupakan sosok yang sukses dan kaya raya. Namun, sebelum ia mendirikan brand kosmetik lokal di dalam naungan PT Paragon Technology and Innovation perjuangan berat sempat dilaluinya. Nurhayati kerap jatuh-bangun melewati prosesnya.34

Awalnya, wanita kelahiran Padang Panjang, 27 Juli 1950 ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan farmasi dan memulai kariernya sebagai apoteker di Rumah Sakit Umum Padang.

Kemudian, Nurhayati bekerja di sebuah perusahaan kosmetik. Namun, tak berlangsung lama, ibu dari tiga orang anak ini keluar dan memulai bisnisnya sendiri. Di tahun 1995, Nurhayati memulai membuat usaha rumahan dengan produk Putri yang dijualnya di salon-salon daerah Tangerang.

Lalu, seiring berjalannya waktu, lahirlah Wardah. Kosmetik halal yang ramah di kantong. Wardah lahir pada tahun 2002. Namun, saat itu sangat sulit Nurhayati rasakan untuk menjual produk make up dengan kata “halal”, sering dianggap “menjual agama”, ujarnya.

Pada tahun 2003, Nurhayati sempat mengalami turunnya angka penjualan. Bahkan, ia pun sempat banyak meminjam uang untuk modal usaha. Namun, dirinya pantang menyerah, akhirnya Nurhayati memutar otak dengan mencari-cari cara untuk membranding ulang Wardah pada tahun 2009 dan berhasil menarik minat wanita-wanita berhijab di Indonesia.45

Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Kini, produk yang ia miliki justru meluas, seperti Wardah, Emina, dan Make Over. Dengan kesuksesan yang diraih Nurhayati, ia sempat masuk dalam daftar 25 pebisnis perempuan paling berpengaruh versi Forbes Asia.

Bahkan, prosuknya tidak hanya laris di Indonesia, Wardah juga dapat ditemukan di beberapa negara tetangga, seperti Malaysia dan Bangladesh. Menakjubkannya lagi, di tahun 2015 silam, Wardah berhasil meraup omzet Rp200 miliar per bulannya.

Wardah kerap jadi sponsor-sponsor gelaran fashion dalam negeri maupun Internasional. Sebut saja seperti Jakarta Fashion Week dan Asia Islamic Fashion Week di Malaysia.

Produk ini juga mendekatkan diri ke komunitas-komunitas hijabers. Hal itu pun kian memperkuat eksistensi brand @Wardah di mata masyarakat. Mereka juga meng-endorse sejumlah selebriti seperti Inneke Koesherawati, Dian Pelangi, Lisa Namuri, Ria Miranda, Zaskia Sungkar, dan Tatjana Saphira.

Eksistensi mereka juga gak cuma komunitas dan fashion. Wardah juga telah memilih brand ambassador dari dunia musik, namanya Tulus. Mungkin saja, buat menjadikan fans-fansnya Tulus jadi konsumen Wardah.

Itulah resep sukses Nurhayati Subakat dalam mengembangkan bisnis. Intinya, siapapun anda, apakah ibu rumah tangga, ayah, atau bahkan karyawan kantoran, anda pasti bisa memiliki bisnis jika siap berjuang.

Ingat kalau kesuksesan yang dialami Nurhayati tidak sekejap mata, melainkan dirintis bertahun-tahun. Tentu saja, cuma mereka yang bermental pengusaha yang bisa melakukan hal itu.  Dan Nurhayati Subakat termasuk salah satu di antaranya. (indeksne)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>