Kategori

Pelaksanaan Alek Nagari Paritmalintang, Kesenian dan Kebudayaan Tampil, Ekonomi Masyarakat Meningkat

OKE4Padang Pariaman, KabarEkspres___Pelaksanaan acara alek nagari di Kenagarian Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman berlangsung meriah dan semarak. Kenapa tidak, dalam pelaksanaan acara kesenian ulu ambek, silat dan indang tampil mempesona para penonton yang hadir di lokasi acara semenjak dibuka Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni diwakili Asisten II Pemkab Padangpariaman Sabtu kemarin.

Sejalan dengan kondisi tersebut, keliling lokasi acara di laga-laga yang diletakan batu pertamanya oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo belum lama ini ramai dengan para pedagang. Mulai dari pedagang yang mendirikan tenda sampai pedagang asongan. Artinya, dalam pelaksanaan acara alek nagari ekonomi masyarakat, khusus pedagang meningkat, karena aktifitas jual beli terjadi disana.

Artinya, pelaksanaan acara alek nagari yang dilaksanakan masyarakat Kenagarian Paritmalintang membawa berkah. Apalagi para pedagang tidak saja dari masyarakat setempat, tapi juga masyarakat pedagang yang khusus datang ke lokasi untuk berjualan. Mulai dari jualan katupek gulang kambiang sampai menjual nasi goreng dan jenis aneka makanan khas Kabupaten Padangpariaman ada di lokasi alek.

Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni dan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur sangat mendukung pelaksanaan acara alek nagari. Apalagi pelaksanaan alek nagari untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan minangkabau. Dengan demikian para anak-anak muda Padangpariaman akan mencintai berbagai kesenian dan kebudayaan minangkabau yang mulai ditelan zaman, karena pengaruh kebudayaan barat.

“Kita meminta kepada semua masyarakat nagari se Padangpariaman untuk terus memberdayaan kesenian dan kebudayaan minangkabau. Apalagi kita Pemkab Padangpariaman telah mengeluarkan peraturan bupati no 13 tahun 2016 tentang larangan penampilan orgen tunggal malam hari. Jadi orgen tunggal dapat diganti dengan menampilkan kesenian dan kebudayaan minangkabau,” ujarnya.

Emi salah seorang pedagang sate di lokasi acara alek nagari kegiatan ini membawa berkah bagi pedagang dadakan dan keliling. Kenapa tidak, pedagangan dadakan itu berjualan disekitar rumah kesenian Nagari Paritmalintang yang diletakan batu pertama oleh Presiden RI Joko Widodo.

Katanya, pada hari biasa pendapatan dibawa pulang sekedar kebutuhan hidup sehari-hari saja, namun pada saat alek ini bisa disisihkan untuk tabungan.

Kondisi demikian juga disampaikan Edo ( 28 ) pedagang mainan anak-anak mengatakan, moment inilah yang ditunggu, karena kesempatan ini anak-anak banyak datang ke acara ini. Tak pelak lagi dagangannya laris manis ditangan anak-anak yang datang bersama para orang tunya ke lokasi alek nagari ini.

Sementara itu Asisten II Pemkab Padangapriaman Ali Amran menyatakan kesenian dan kebudayaan minangkabau harus terus dilestarikan. Semua itu penting agar kesenian dan kebudayaan minangkabau tetap terus berkembang di bumi Padangpariaman ini.

Kemudian lagi, berbagar persoalan yang dapat merusak generasi muda bangsa dapat dihindari dengan mengalakan kesenian dan kebudayaan minangkabau. Apalagi Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni telah mengluarkan Perbub No 13 Tahun 2016 tentang larangan orgen tunggal tampil pada malam hari.

“Dengan demikian aksi-aksi porno aksi yang selama ini sering terlihat dalam pergelarabn orgen tunggal tidak ada lagi, karena mereka telah mengalakan kesenian dan kebudayaan minangkabau,” katanya.

Sedangkan Walinagari Paritmalintang H Syamsuardi menyatakan, pelaksanaan alek nagari ini dilakukan untuk antisipasi pergelaran orgen tunggal pada malam hari. Di nagarinya secara bertahap perbub no 13 tahun 2016 telah mulai berjalan dengan baik. Acara ini disponsor utamanya, adalah Bank Nagari Lubuk Alung dengan memberikan sumbangan Rp 10 juta, PT Semen Padang Rp 5 juta dan donatur lainnya.

Dirinya berharap dukungan semua pihak, sehingga pelaksanaan perbub tersebut maksimal berjalannya. “Dukungan semua pihak sangat menentukan agar Kenagarian Paritmalintang ini semakin sukses dalam melaksanakan peraturan daerah dan pemerintah. Apalagi kita di nagari juga telah membuat perna tentang maksiat dan penyakit masyarakat,” ujarnya.

Atas dasar itulah katanya, dalam pelaksanaan alek nagari ini semua pedagang yang berjualan di sekeliling lokasi alek nagari dilarang keras untuk berjualan miras dan mengedarkan berbagai jenis narkoba.

“Kalau sampai kita temukan kita akan tindak lanjuti. Karena itu kita meminta kepada pedagang agar jangan menjual miras dan bagi pengunjung jangan sekali-kali membawa narkoba ke lokasi alek nagari,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kementrian Desa Repoblik Indonesia Indra Sakti Lubis sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi acara dilaksanakan di laga-laga yang dibangun dengan penerapan anggaran desa yang sangat tepat. Hanya dengan Rp 40 juta, laga-laga berdiri dengan megahnya.

“Ini perlu menjadi contoh bagi semnua desa atau nagari di seluruh Indonesia. Ini adalah bukti, kalau penepatan dana desa ke masing-masing nagari sangat tepat. Kita akan laporan kepada Presiden Republik Indonesia tentang penerapan anggaran desa ini,” tandasnya.

Hadir saat itu, Kepala Cabang Bank Nagari Lubuk Alung Fauzi, Dandramil Sicincin Syamsukrizal, Camat Enam Lingkung Irsyaf Bujang. Sementara itu, Karangan Bunga berdatangan dari PT Semen Padang dan Bupati dan Wakil Bupati Padangapariaman.(muslim)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>