Kategori

Pertama Kalinya, Pemko Padang Panjang Gelar Festival Literasi Berskala Nasional

2KABAREKSPRES, PDG PANJANG— Pertama kalinya, Pemko Padang Panjang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang gelar Festival Literasi berskala Nasional yang dibuka langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan RI Dra. Opong Sumiati, M.Si.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, terhitung hari ini Jum’at hingga Minggu (15-17/3) yang berpusatkan di Lapangan Khatib Sulaiman Banca Laweh.

Opong Sumiati mengatakan sangat bangga dengan Padang Panjang yang telah menyelenggarakan kegiatan literasi demi mengembangkan perpustakaan dan kebudayaan gemar membaca.

“Dalam kegiatan ini kami juga menyematkan program safari gerakan nasional pembudayaan kegemaran membaca, semoga kegiatan ini memberikan dampak dan mendorong masyarakat untuk mencintai budaya lokal, lebih dekat dengan buku, menjadikan perpustakaan sebagai sahabat terbaik sekaligus pusat belajar serta meningkatkan SDM ,” ujarnya.

Perkembangan perpustakaan saat ini merupakan salah satu bentukperhatian terhadap peningkatan kegemaran membaca. “Kami yakin perpustakaan hadir pusat peradaban suatu bangsa dan menjadi lentera pembangunan masyarakat,” tuturnya.

Melalui promosi diharapkan masyarakat mengetahui arti penting dalam membaca.

Selain itu, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA dalam sambutannya menyebutkan untuk menaikkan kembali julukan Padang Panjang Pemko akan mendorong perpustakaan menerbitkan buku dari guru dan siswa, mengembangkan kampung literasi serta menggiatkan gemar baca.

Seperti disebutkan, untuk menciptakan menulis Pemko menargetkan kepada guru dan siswa untuk dapat menerbitkan 6 buah buku yang menjadi bentuk pencapaian tertinggi di literasi.

“Dengan budaya literasi ini, kita mencoba menggerakkan bagaimana anak-anak kita dapat membudayakan membaca dan menulis,” tegasnya.

Sementara Alvi Sena menambahkan semenjak dicanangkan sebagai Kota Literasi, kampung-kampung literasi mulai hadir ditengah masyarakat. Dengan begitu, melalui Dinas Perpustakaan, dilakukan pembinaan dengan konsep Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

“Dengan harapan tujuan literasi untuk menghadirkan perpustakaan di tengah masyarakat serta untuk menjadikan masyarakat sebagai masyarakat pembelajar dapat tercapai,” jelasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mengkukuhkan Bunda Literasi Kota Padang Panjang. Tidak hanya itu, acara juga dimeriahkan dengan karnaval dari sekolah di Padang Panjang, lomba membaca puisi, penampilan perkusi dari pelajar SMP serta kunjungan ke Stand literasi, tidak hanya Padang Panjang tetapi juga ada dari Kota Padang dan Kota Bukittinggi. (ci)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>