Kategori

Sakit Karena Kelelahan, Ketua KPPS Kampung Durian Padang Pariaman Meninggal Dunia

1KABAREKSPRES, PADANG PARIAMAN – 2 Minggu setelah Pemilu 17 April Ketua KPPS Irianto (50) Nagari Kampung Durian Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman meninggal dunia pada Rabu (1/5).

Irianto meninggal dunia di kediamannya, di Kampung Durian Lubuk Alung. Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Tempat Pemungutan Suara (TPS) I Nagari Lubuk Alung ini mengalami sakit kelelahan.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Nagari Lubuk Alung, Sutan Yardi membenarkan setelah pencoblosan Irianto mengalami down, dan kerja penghitungan suara di TPS yang terletak di Kampung Durian itu dilanjutkan oleh anggotanya.

“Saat dia sakit itu kita belum tahu mekanismenya seperti apa, sehingga saat keluarganya nelpon belum saya tanggapi,” ujar Yardi.

Menurut Yardi, saat rekapitualsi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lubuk Alung, Irianto memang diminta hadir langsung di kantor camat. “Awalnya dia menolak lantaran kondisinya sangat tidak memungkinankan. Namun, entah kenapa dia paksakan juga hadir saat rekapitualsi,” ulas Yardi.

Yardi menyebutkan, kejadian ini telah dilaporkannya secara berjenjang, yaitu ke Ketua PPK Kecamatan Lubuk Alung, dan Ketua PPK Lubuk Alung Rahmanul Hidayat pun telah melapor secara lisan ke Ketua KPU Padang Pariaman.

“Rabu ini pleno terbuka KPU Padang Pariaman di IKK Parit Malintang. Semoga ada ketentuan dalam KPU soal musibah meninggalnya petugas KPPS ini. Kita semua dari penyelenggara di tingkat nagari turut berduka yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarganya tabah dalam menerima takdir dari Yang Maha Kuasa,” sambung Yardi.

Anggota DPRD Padang Pariaman terpilih, Jondedi yang datang membezuk ke rumah duka ikut berbelasungkawa atas wafatnya pejuang demokrasi tersebut. (war)

Leave a Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>